Liburan di Semarang
Rencana kami berlibur di Indonesia akhirnya terlaksana. Akhir April 2005 kami berangkat dengan Silk Air. Di
Schipol, Amsterdam, Noni kelihatan antusias dengan orang2 yg lalu lalang, juga lampu2 di counters. Belum lagi liat2 Dutch merchandise, dia maunya pegang satu2. Noni baru belajar jalan, jadi kami harus benar2 perhatikan. Kasihan kalo sampe jatuh.
Di dalam pesawat, Noni aktif banget. So, kami gantian jalan2 nya. Giliran makan juga gitu. Aku tunggu sampe Erik kelar, soalnya aku kalo maem kayak jalannya siput. Laaambaaat....
Anak usia 0 sampe kurang dari 2 th, ngga dapet kursi. Jadi Noni duduk dipangkuan kami.
Perjalanan yg memakan waktu 15 jam sama sekali ngga menyenangkan. Tapi hanya dengan cara ini aku bisa ketemu orangtua dan famili lain juga teman2 di Semarang. Sejak liburan 2002, kami belum kembali lagi ke Indonesia. Kangennya udah menumpuk.
Di Singapore, kami turun. Saat itu jam 6 pagi. Kira2 jam tengah malam di Belanda
. Jadi kami putuskan cari transit hotel. Karena penerbangan berikutnya masih harus nunggu 8 jam lagi. Untunglah, kami dapat kamar. Bisa beberapa jam beristirahat. Sampe di kamar, kami tertidur kelelahan. Dua jam kemudian, bangun lalu kami mandi. Noni sudah asik main knop tv, atau ceklak-ceklek tombol lampu kamar. Check out, terus kami bisa cuci mata di Chang-i Airport, sebelum kami harus check in lagi di pesawat.
Mendarat di Solo, perasaanku sudah ngga karuan. Ortu emang mau jemput dari Semarang. Noni mulai rewel karena perbedaan suhu yg banyak. Saat berangkat masih antara 10-15 C, begitu sampe di Indonesia sudah lebih dari 30 derajat C. Di Airport Solo, kami masih antri lagi, ngisi formulir, tanda tangan, ditanya ini itu, koper kami juga dibuka/diperiksa, sementara Noni sudah nangis kepanasan. Akhirnya prosedur berakhir. Hmmphh.......
Diluar sudah menunggu bapak ibu, mas Tono dan istrinya (mbak Indun), juga keponakanku Sany dan Naomi. Pakai 2 mobil. Duh, senangnya bisa kumpul lagi. Buat Noni, ini pengalamanan baru. Bertemu dengan keluarga besar di Semarang.
Perjalanan masih 2 jam lagi ke Semarang. Ibuku becanda dengan Noni, dia ketawa2 senang. Malamnya baru kami sampai di rumah. Tinggal capeknya doang....
(to be continued.....)
Schipol, Amsterdam, Noni kelihatan antusias dengan orang2 yg lalu lalang, juga lampu2 di counters. Belum lagi liat2 Dutch merchandise, dia maunya pegang satu2. Noni baru belajar jalan, jadi kami harus benar2 perhatikan. Kasihan kalo sampe jatuh.Di dalam pesawat, Noni aktif banget. So, kami gantian jalan2 nya. Giliran makan juga gitu. Aku tunggu sampe Erik kelar, soalnya aku kalo maem kayak jalannya siput. Laaambaaat....
Anak usia 0 sampe kurang dari 2 th, ngga dapet kursi. Jadi Noni duduk dipangkuan kami.
Perjalanan yg memakan waktu 15 jam sama sekali ngga menyenangkan. Tapi hanya dengan cara ini aku bisa ketemu orangtua dan famili lain juga teman2 di Semarang. Sejak liburan 2002, kami belum kembali lagi ke Indonesia. Kangennya udah menumpuk.
Di Singapore, kami turun. Saat itu jam 6 pagi. Kira2 jam tengah malam di Belanda
. Jadi kami putuskan cari transit hotel. Karena penerbangan berikutnya masih harus nunggu 8 jam lagi. Untunglah, kami dapat kamar. Bisa beberapa jam beristirahat. Sampe di kamar, kami tertidur kelelahan. Dua jam kemudian, bangun lalu kami mandi. Noni sudah asik main knop tv, atau ceklak-ceklek tombol lampu kamar. Check out, terus kami bisa cuci mata di Chang-i Airport, sebelum kami harus check in lagi di pesawat.Mendarat di Solo, perasaanku sudah ngga karuan. Ortu emang mau jemput dari Semarang. Noni mulai rewel karena perbedaan suhu yg banyak. Saat berangkat masih antara 10-15 C, begitu sampe di Indonesia sudah lebih dari 30 derajat C. Di Airport Solo, kami masih antri lagi, ngisi formulir, tanda tangan, ditanya ini itu, koper kami juga dibuka/diperiksa, sementara Noni sudah nangis kepanasan. Akhirnya prosedur berakhir. Hmmphh.......
Diluar sudah menunggu bapak ibu, mas Tono dan istrinya (mbak Indun), juga keponakanku Sany dan Naomi. Pakai 2 mobil. Duh, senangnya bisa kumpul lagi. Buat Noni, ini pengalamanan baru. Bertemu dengan keluarga besar di Semarang.
Perjalanan masih 2 jam lagi ke Semarang. Ibuku becanda dengan Noni, dia ketawa2 senang. Malamnya baru kami sampai di rumah. Tinggal capeknya doang....
(to be continued.....)

1 Comments:
Horee...Indo Holan mudik..:)
Post a Comment
<< Home